*The Art of Living is Giving

Posted on December 14, 2007. Filed under: Motivation | Tags: |

Seni suksesnya kehidupan ini adalah memberi.The more you give, the more you receive. Semakin banyak kita memberi, semakin banyak pula kita menerima. Sebagian besar dari kita mungkin sudah lama mendengar teori ini, tetapi jarang yang membuktikannya secara nyata. Ini adalah kisah nyata kesuksesan yang telah dialami oleh istri tercinta saya, Rina……… 

Di samping bisnis butik sekaligus penjahit pakaian muslim dan pengantin dengan berbagai aksesorisnya (bordir, payet, sulam, kerancang), Rina ini mendirikan pengajian muslimah setiap 2 minggu sekali, karena ternyata bahwa semakin banyak pelanggan yang mampir ke butiknya, maka terpikir, bagaimana kalau ibu-ibu di motivasi dengan cara pengajian yang berupa dari penceramah agama di tempat butiknya. 

Kalau pada pengajian lain dikenakan iuran tertentu untuk keperluan snack bahkan kadang-kadang dengan makan siang dan pengganti waktu & transport Ustadz dan Ustadzah, maka dalam pengajian Al-Maghfiroh pimpinan istri saya ini, jamaah memberikan infak seikhlasnya. Tentu saja jumlah infak ini jauh dari mencukupi, hanya sekitar ¼ atau 1/5 dari total biaya yang dikeluarkan, walaupun jumlah jamaahnya sekitar 30-50 orang setiap pengajiannya. Empowering belief yang Rina miliki adalah, rumah yang dipergunakan untuk pengajian dan memberi manfaat kepada jamaah, akan membawa keberkahan kepada keluarga dan bisnisnya. Maka dia selalu ”nomboki” dari kocek sendiri untuk menutupi kekurangan biaya snack/makan dan untuk ustadz-nya dengan riang gembira dan penuh keikhlasan, tidak pernah mengeluhkan biaya yang telah dikeluarkannya. 

Tanpa disadarinya, justru butik muslimnya semakin lama semakin ramai, sehingga penjahitnya sampai kewalahan bekerja sampai lembur malam. Secara otomatis omsetnyapun meningkat tajam. Dengan ”memberi” kebaikan dan sebagai sarana peningkatan ilmu bagi jamaahnya dengan ikhlas ini, maka dari aspek Law of Attraction, dia menarik energi positif dari alam semesta, yang secara tidak langsung berdampak positif terhadap peningkatan omset penjualan butiknya.

Bahkan pada Milad 1 tahun, pengajian ini sudah berhasil mengundang para Ustadz besar di Bandung (Ustzh Hj, Fatimah, Ustzh Hj.Imas Ustz. H. Sholeh, dll) dengan peserta pengajian lebih dari 300 orang. Suatu prestasi yang tidak mudah dicapai oleh pengajian ”kelas rumahan”. ”Bayi pengajian yang sudah lari”, seloroh para ustadzahnya. 

Bahkan pengajian Al-Maghfiroh ini sempat beberapa kali mengisi acara ”Curhat bersama Teh Ninih” panggilan akrab Hj. Ummu Ghaida Mutmainnah di MQTV, istri Aa Gym (seperti terlihat di foto di atas, bersama istri A’a Gym). Tentu saja ini adalah suatu kehormatan bagi jamaahnya yang dapat secara langsung dapat berbincang dan berfoto bersama ustadzah Bandung yang namanya semakin menanjak setelah ”dimadu” oleh KH. Abdullah Gymnastiar ini. 

Tips yang sering diungkapkan Rina: ”Kita harus mampu memberikan sedekah kebaikan, dalam keadaan kita cukup atau kekurangan”. Memberi orang lain dengan keikhlasan dan kebaikan akan membuat Allah memberikan kemudahan dan rejeki yang datangnya tidak diduga-duga, aplikasi Law Of Attraction, seperti kata rekan dekat saya Mas Jamil Azzaini (Kubik Leadership) dengan konsep Hukum Kekekalan Energi (HKE) yang selalu menyarankan agar kita selalu memberikan kebaikan kepada orang lain, serta seperti kata salah satu guru saya Anthony Robbins: ”The Art of Living is Giving”. 

Make a Comment

Make a Comment: ( None so far )

You must be logged in to post a comment.

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...